Agardapat menjadi seorang muslimah sejati, paling tidak ada 10 tips yang harus dilakukan seperti beberapa ulasan berikut: Mengetahui dengan pasti jawaban dari beberapa pertanyaan mendasar Ada tiga pertanyaan mendasar yang sangat perlu kita tahu jawabannya, dimana pertanyaan-pertanyaan inilah yang menjadi penentu dasar hidup kita dan akan menjadi ideologi dasar kita dalam menentukan perilaku kita sehari-hari.
Tantangan dan godaan akan terus berdatangan, namun sebagai wanita muslimah kamu harus menjadi pribadi yang lebih baik dalam menanggapi permasalahan yang hijrah dapat menjadi langkah awal untuk para muslimah menjadi seorang muslimah sejati. Sebab, biasanya hijrah ditandai dengan berhijrah. Nah, yuk lengkapi hijrahmu selain dengan berhijab ini cara yang buat kamu jadi muslimah Selalu Intropeksi DiriCatcalls atau panggilan-panggilan genit yang datang ke wanita memang sering dijumpai sehari-hari. Di tengah segala kesibukan yang biasa dikerjakan, orang iseng yang tidak bisa mengurusi urusannya sendiri memang masih banyak bertebaran di luar sana. Antara takut, kesal dan tidak habis pikir saat harus menghadapi dengan Assalamualaikum membuat muslimah berpikir keras soal kesopanan diri. Godaan macam ini seringkali membuat kamu merevisi berbagai nilai yang sudah dianut selama ini. Pertama, kamu akan berpikir jika godaan macam ini jauh lebih baik dibanding suit-suitan nakal lainnya. Kedua, akan muncul pertanyaan apakah catcalls terjadi karena kurang bisa membawa diri? Jangan-jangan jilbab yang dikenakan kurang panjang, celana yang dipakai ketat dan menunjukkan lekuk tubuh, cara jalan. Maka kita harus selalu intropeksi diri sebelum menilai suatu hal dari sisi Saat Gundah Obatilah dengan Membaca Al QuranJangan khawatir saat masalah melanda, sebenarnya kamu selalu punya pegangan yang bisa diandalkan. Namun sayang kebanyakan dari kita masih melipir ke sumber-sumber penyelesaian masalah lain yang sebenarnya kurang pas. Padahal ada Al Quran yang selalu bisa diandalkan.
KepribadianMuslim. BincangSyariah.Com - Abdul Mujib menjelaskan dalam Kepribadian dalam Psikologi Islam (2006) bahwa secara terminologi, kepribadian Muslim berarti serangkaian perilaku normatif manusia, baik sebagai makhluk individu dan makhluk sosial yang normanya diturunkan dari ajaran islam dan bersumber dari Al-Quran dan al-Sunnah. Menjadi muslimah sejati – Hidup di akhir zaman, memberikan tantangan tersendiri. Terutama sebagai seorang muslmah, kita harus mampu menjadi muslimah sejati. Muslmah sejati merupakan sosok mulia diantara satujuta wanita yang terhina. Ketika banyak wanita yang bangga memamerkan auratnya, musliah sejati justru tampil mempesona dengan gamis dan jilbab yang menutupi tubuh secara sempurna. Faktanya, sangat sedkit sekali muslimah yang mampu menjadi muslimah sejati. Seperti yang disinggung sebelumnya, masih jarang muslimah sejati saat ini. Memang banyak yang menutup aurat sempurna, tapi akhlaknya belum mencerminkan seorang muslimah sejati. Berikut ini, akan dibahas kriteria untuk menjadi musliamah sejati. 1. Memiliki keimanan yang kuat Diberkan ujian apa pun, tetap tabah dan memarahkan diri pada ketapan Allah. Inilah yang menjadi kriteria utama seorang muslimah sejati. Tidak mengeluh sedikit pun atas ujian yang diberikan justru ujian ini semakn meneguhkan keimanannya. “Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lain pun akan terangkat.” HR. Al Hakim dalam Mustadroknya 1/73. Al Hakim mengatakan sesuai syarat Bukhari Muslim, begitu pula Adz Dzahabi 2. Patuh pada perintah Allah Kriteria yang kedua, patuh dan taat pada setiap perintah Allah. Tidak hanya itu, muslimah sejati juga menghindari apa-apa yang telah dilarang oleh Allah Subhanahu’wataala. Melaksankan sunnah-sunnah yang telah diajarkan oleh Rasulullah dan tak lupa melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim. 3. Tawazun Tidak hanya berperan menjadi seorang anak yang patuh dan mencintai kedua orangtua, seorang muslimah sejati juga harus patuh paa suami dan mampu mendidik anak-anaknya. Membagi kasih sayang dan waktu ini tidak mudah, hanya dapat dilakukan oleh muslimah sejati. Karena ia mampu mengatur waktu dengan tawazun, tanpa menggugurkan setiap kewajibannya. 4. Rajin menuntut ilmu dan semangat Sikap yang perlu dimiliki seorang muslimah sejati, adalah selalu semangat dan rajin menuntut ilmu. Semangatnya dalam menghadapi apapun tidak pernah surut, terutama untuk menuntut ilmu. Seorang muslimah nantinya menjadi seorang ibu, madrasah pertama bagi anak. Untuk itu, muslimah sejati harus membekali diri dengan akhlak mulia dan ilmu. 5. Suka sedekah dan berdakwah Tidak hanya menjadi ibu yangh cerdas, istri dan anak yang berbakti, peran muslimah sejati juga diperlukan adalam berdakwah. Tidak hanya mengajak melalui kata-kata, tapi juga harus memberikan contoh melalui prilaku. Orang lebih menangkap perbuatan, dibandingkan perkataan. Maka muslimah sejati harus memilki akhlak yang mulia. “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka adalah menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh mengerjakan yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar” QS. At Taubah 71. 6. Menjaga Iffa dan Izzah Iffa berarti menjaga kemuliaan. Muslimah sejati harus menjaga kemuliaan serta kehormatannya. Menilik fenomena saat ini, tidak sedikit muslimah yang menggadaikan kemuliannya demi konten TikTok. Bahkan yang menutup aurat sempurna sekalipun masih menampakan diri dkhalayak umum, dengan ketidak jelasannya. Seolah haus akan pujian orang lain. Srdangkan izzah, mampu menahan diri. Menahan diri dalam hal apa? yakni, mampu menahan diri dari berbnuat zinah, bahkan menjauhi berkhalwat bersama lawan jenis. Bisa juga diartikan menahan diri mencuri perhatian lawan jenis atau tidak tampil mencolok. “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” HR. Ibnu Majah no. 4181 Bukan perkara mudah untuk menjadikan diri sebagai muslimah sejati. Tapi perlu Sobat Cahaya Islam ketahui, jika diri kita sudah berniat sungguh-sungguh karena Allah, tantangan seperti apapun dapat terlewati. Itulah informasi seputar kriteria menjadi muslimah sejati. Semoga bermanfaat bagi Sobat Cahaya Islam. Tantangandan godaan akan terus berdatangan, namun sebagai wanita muslimah kamu harus menjadi pribadi yang lebih baik dalam menanggapi permasalahan yang ada. Selain dengan berhijab ini cara yang buat kamu jadi muslimah sejati. Selalu Intropeksi Diri Catcalls atau panggilan-panggilan genit yang datang ke wanita memang sering dijumpai sehari-hari JAKARTA - Rasulullah SAW bersabda, ''Orang beriman bergaul bersama dengan manusia dan mereka merasa tenang bersamanya. Tidak ada suatu kebaikan pada orang yang tidak bergaul bersama manusia dan dengannya mereka tidak merasa tenang.'' Dalam menjalin pergaulan, umat hendaknya mencontoh apa-apa yang dilakukan Nabi SAW dengan berperilaku yang baik kepada sesama. Nabi amat ahli melembutkan hati mereka dan mengajak mereka mengikuti dakwahnya dalam kata maupun perbuatan. Ada beberapa hal yang patut menjadi teladan, antara lain bersikap ramah, memudahkan persoalan, memperlakukan tiap orang dengan sama, rendah hati dan sebagainya. Dr Muhammad menambahkan ada empat sikap yang tidak pernah dilakukan Rasulullah SAW dalam berhubungan dengan orang lain. Keempat karakter itu antara lain tidak suka berdebat, tidak suka bicara terlalu banyak serta tidak suka turut campur persoalan yang bukan urusannya. ''Rasulullah juga tidak pernah mencela seseorang,'' ujar al-Hasyimi menegaskan. Menurut al-Hasyimi, satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam pergaulan atau menjalin persahabatan adalah mengedepankan saling tolong menolong. Nabi menganjurkan agar seorang Muslim tidak segan membantu sahabatnya yang membutuhkan bantuan. Muslim sejati, lanjut Dr Muhammad, akan mengikuti tuntunan Nabi dalam menjalin hubungan antarsesama, apakah mereka baik atau jahat, sehingga ia bisa diterima semua orang. Persahabatan yang akan saling menyebarkan rasa kasih sayang juga ditekankan dalam Alquran. Seperti tertera dalam surat Ali Imran ayat 103, ''Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai''. Teman sejati bukan terbina atas dasar kepentingan semu, melainkan yang bisa saling memahami. Ia ada dalam suka dan duka. Pepatah menyatakan, lebih mudah mencari musuh ketimbang sahabat sejati. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini
\n\n \n\n cara untuk menjadi muslimah sejati
CARAKONSULTASI SYARIAH ISLAM. JAWABAN. 1. Untuk menjadi Wanita muslimah yang sejati pada dasarnya memerlukan komitmen tinggi pada dua hal penting yaitu (a) taat pada syariah, melaksanakan perintah dan menjauhi larangannya; (b) taat pada etika dan nilai-nilai universal. Kata muslimin dan muslimah merupakan sebutan untuk seseorang yang yang beragama Islam. Namun, penamaan tersebut seringkali tidak bisa menggambarkan keseluruhan sikap dari setiap orang. Beberapa orang bahkan ada yang menyebut orang beragama islam yang hanya sebatas di status saja. Lantas, bagaimana cara menjadi muslimin maupun muslimah yang baik dan sejati? Berikut ulasannya. Hal Yang Bisa Dilakukan Oleh Muslimin Maupun Muslimah Sejati 1. Menjadikan Islam Sebagai Pedoman Seorang muslim maupun muslimah yang baik selalu mencoba menjadikan Islam sebagai pedoman utama. Pasalnya, segala sesuatu yang dilakukan harus selalu didasarkan pada hukum Islam. Seseorang tersebut bahkan memiliki prinsip yang kuat untuk selalu menjalankan tindakan wajib, meninggalkan tindakan yang dilarang dan mencari tahu suatu hal yang belum jelas hukumnya. Hukum dan syariat islam dipercaya oleh seorang muslimin dan muslimah sebagai pedoman yang baik. Mereka juga percaya bahwa al qur’an sebagai kitab dapat menjadi petunjuk dalam hidup yang tak pernah lekang oleh zaman. Oleh karena itu, anda dapat menjadi seorang muslim atau muslimah yang baik dengan berpegang teguh pada Islam dan syariatnya. 2. Bersemangat Dan Terus Belajar Menjadi seorang yang baik juga dapat dilakukan dengan terus semangat dalam menjalankan berbagai hal dan selalu belajar. Lazimnya, terdapat hadist dalam Islam akan pentingnya belajar dan menuntut ilmu. Belajar bahkan tak hanya dilakukan di bangku sekolah. Tentunya, anda dapat berlajar dari berbagai hal yang ada di sekitar. Belajar dapat dilakukan dengan cara membaca kitab, mengikuti kajian ilmu maupun mencoba memahami berbagai kejadian kecil hingga besar. pasalnya, kegiatan belajar tersebut dapat meningkatkan pemahaman terhadap berbagai hal agar seorang muslimin dan muslimah dapat mengerjakan sesuatu yang baik dengan sempurna. 3. Berusaha Melakukan Perbuatan Yang Baik Manusia biasa memang tak bisa terlepas dari khilaf dan salah. Namun, berusaha melakukan kebaikan dapat menjadi kebiasaan baik yang tertanam dalam diri sendiri. Anda bahkan bisa meminta teman atau kerabat dekat untuk selalu mencoba mengingatkan apabila terdapat perbuatan yang salah dan kurang berkenan. 4. Selalu Rendah Hati Tekad dan kemauan yang keras harus selalu digalakkan untuk menjadi seorang yang baik. Proses perjalanan maupun perjuangan tersebut juga tidak bisa dijalani dengan mudah dan instan. Pasalnya, Allah akan selalu menguji setiap hamba hingga melakukan berbagai hal secara tulus dan sejati. Oleh karena itu, anda harus berjuang keras dan belajar untuk mencapai hal sejati ini. Begitu pula, menjaga sikap untuk selalu rendah hati juga harus selalu dilakukan. Pasalnya, sikap ini dapat menjauhkan diri anda dari perbuatan buruk seperti sombong, ujub, sum’ah, riya’ dan sifat buruk lainnya. Seorang muslimin dan muslimah sejati juga harus menyadari bahwa hal ini bukan hanya sekedar mengikuti trend. Namun, tujuan ini hanya untuk mencari ridha Allah. 5. Mengajak Kebaikan Dan Mencegah Kemungkaran Selain itu, mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran juga dapat dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang baik. Hal ini bahkan perlu dilakukan dengan cara yang santun agar orang lain tidak merasa risih dan terganggu. Dalam hal ini, anda dapat menyerukan hubungan silaturahmi yang baik dengan menghadirkan nilai toleransi yang tinggi. Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membentuk pribadi yang baik. Tentunya, beberapa perbuatan tersebut juga dapat mewujudkan nilai seorang muslimin maupun muslimah yang sejati. Kendati demikian, menjalani beberapa hal di atas tidak bisa dilakukan secara instan. Anda bahkan perlu proses bertahap untuk melakukan perbuatan tersebut dengan ikhlas. Untuk melihat Makam Khusus muslim dan muslimah anda bisa lihat di halaman Kuburan Muslim Related posts5 Kasur Adem Madonna Set Bed CoverDownload Lagu Pamungkas yang Wajib Didengar, Tengah Naik DaunBasmi Tikus Dirumah Dengan 5 Racun Tikus TerbaikMau Coba Buat Sabun Cuci Piring Sendiri? Ini Caranya!PSBB Jilid 2, 5 Aktivitas Ini Bisa Bikin Produktif Saat di Rumah
· Akak pun bukan anak dara lagi 2 Maka akan kami segera menghapusnya Di hari pernikahan atau hari bahagia, sudah semestinya keinginan setiap wanita untuk tampil cantik dan bergaya menjadi perkara utama yang harus difikirkan The Secret She Kept On Netflix Di hari pernikahan atau hari bahagia, sudah semestinya keinginan setiap
Hasan Al Banna merumuskan 10 karakteristik muslim. Karakteristik ini seharusnya yang menjadi ciri khas dalam diri seseorang yang mengaku sebagai muslim, yang dapat menjadi furqon pembeda yang merupakan sifat-sifat khususnya muwashofat. Menurut beliau, karakter ini merupakan pilar pertama terbentuknya masyarakat islam maupun tertegaknya sistem islam dimuka bumi, kesepuluh karakter tersebut adalah Aqidah – Good Faith – Akidah yang Bersih Bersih Akidahnya dari sesuatu hal yang mendekatkan dan menjerumuskan dirinya dari lubang syirik. 2. Shahihul Ibadah – Right Devotion – Ibadah yang benar Benar Ibadahnya menurut AlQur’an dan Assunnah serta terjauh dari segala Bid’ah yang dapat menyesatkannya. 3. Matinul Khuluq – Strong Caharacter – Akhlak yang kokoh Matinul Khuluq, Mulia Akhlaknya sehingga dapat menunjukkan sebuah kepribadian yang menawan dan dapat meyakinkan kepada semua orang bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam Rahmatan Lil Alamin. 4. Qawiyul Jismi – Physical Power – Fisik yang kuat Kuat Fisiknya sehingga dapat mengatur segala kepentingan bagi jasmaninya yang merupakan amanah/titipan dari Allah SWT. 5. Mutsaqaful Fikri – Thingking Briliantly – Intelek dalam berpikir Luas wawasan berfikirnya sehingga dia mampu menangkap berbagai informasi serta perkembangan yang terjadi disekitarnya. 6. Qodirun alal Kasbi-Independent dari segi ekonomi Mampu berusaha sehingga menjadikannya seorang yang berjiwa mandiri dan tidak mau bergantung kepada orang lain dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya. 7. Mujahidun linafsihi – Berjuang melawan hawa nafsu Bersungguh sungguh dalam jiwanya sehingga menjadikannya seseorang yang dapat memaksimalkan setiap kesempatan ataupun kejadian sehingga berdampak baik pada dirinya ataupun orang lain. 8. Haritsun ala waqtihi – Pandai menjaga waktu Efisien dalam memanfaatkan waktunya sehingga menjadikannya sebagai seorang yang pantang menyiakan waktu untuk melakukan kebaikan, walau sedetikpun. karena waktu yang kita gunakan selama hidup ini akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT. 9. Munazhom Fii Su’unihi – Teratur dalam segala urusan Tertata dalam urusannya sehingga menjadikan kehidupannya teratur dalam segala hal yang menjadi tanggung jawab dan amanahnya. Dapat menyelesaikan semua masalahnya dengan baik dengan cara yang baik. 10. Naafi’un Li Ghairihi – Bermanfaat untuk orang lain Bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadikannya seseorang yang bermanfaat dan dibutuhkan. Keberadaannya akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi orang lain dan Ketiadaannya akan menjadikan kerinduan pada orang lain. Cinta dan kepribadian adalah dua kata yg tumbuh bersama dan sejajar. Makin kuat kepribadian kita, makin mampu kita mencintai dengan kuat. Semoga dengan kesepuluh karakter tersebut dapat menjadi motivasi kita untuk menjadi sosok muslim/muslimah sejati di dunia dan akhirat. Aamiin Allahuma Aamiin. “Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”
PersahabatanSejati dalam Kehidupan Rumah Tangga. 8 Oktober 2020 persahabatan, suami istri. Oleh: Nabila Ummu Anas. MuslimahNews.com, KELUARGA - Setiap muslim ketika memasuki gerbang kehidupan rumah tangga, berharap akan terbentuk keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Allah SWT berfirman, " Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah
MUSLIMAH SEJATI – Islam adalah agama yang syumul; sempurna. Ianya adalah sistem kehidupan yang mengatur kita dari hal terkecil seperti mengurus kuku, sampai pun pada hal yang besar seperti mengurus negara bahkan bumi. Islam, adalah risalah yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad SAW. sebagai rahmat bagi semesta alam; membawa masyarakat bumi yang berada pada kejahiliyyahan dan biadab’ menuju masyarakat bumi yang madani dan beradab. Maka, di dalam Islam, seorang perempuan juga diatur hidupnya agar menjadi muslimah yang sejati; muslimah yang Rasulullah SAW. kabarkan di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim di Kitab Shahih Muslimnya, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” HR. Muslim Maka perkenankan Islamedia untuk sedikit membagi kriteria-kriteria muslimah sejati menurut Islam. 1. Menutup Aurat Menutup aurat adalah kewajiban setiap muslim; baik muslim laki-laki maupun perempuan. Batasan aurat antara mereka berbeda-beda. Ketika aurat laki-laki hanya di antara pusar dan lutut, aurat perempuan meliputi seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangannya. Hal ini berdasarkan pendapat jumhur ulama dan memang itulah pendapat yang terkuat. Imam An-Nawawi rahimahullah menyinggungnya aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan di Al Majmu’, 3 122 dan Minhajuth Tholibin, 1 188. Sementara ulama syafi’iyah lain, yakni Muhammad Al Khotib, juga berpendapat demikian. Beliau menulis di dalam kitabnya Al Iqna’ dengan dasar firman Allah, “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya” QS. An Nur 31. Pendapat beliau, [su_note note_color=”c8f7cb”]”Yang dimaksud menurut ulama pakar tafsir adalah wajah dan kedua telapak tangan. Wajah dan kedua telapak tangan bukanlah aurat karena kebutuhan yang menuntut keduanya untuk ditampakkan.” Lihat Al Iqna’, 1 221[/su_note] Menutup Aurat Bukan Membungkus Menutup aurat bukan berarti menempeli bagian tubuh yang telah disepakati sebagai aurat itu ditempeli kain-kain saja, tetapi lebih dari itu. Hari ini kita sering sekali dapati perempuan-perempuan yang merasa telah menutup auratnya padahal belum. PARTNER Penyubur Kandungan Menutup aurat berarti menghilangkan penghilatan orang lain terhadap bentuk tubuh kita. Maka dalam hal ini, perempuan yang masih memakai celana ketat berarti masih memperlihatkan bentuk tubuhnya / auratnya. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW. “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat yang pertama adalah Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan yang kedua adalah para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berpaling dari ketaatan dan mengajak lainnya untuk mengikuti mereka, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” HR. Muslim, no. 2128 Berdasarkan hadits di atas, dapat kita ketahui bersama bahwa menutup aurat yang benar itu adalah memakai pakaian yang lebar, menutupi aurat dengan tidak menampakkan lekukan tubuhnya. Zaman sekarang pakaian seperti ini lebih dikenal dengan hijab syar’i. 2. Berakhlak Mulia Berakhlak mulia menjadi kewajiban bagi setiap pemeluk agama Islam, tidak terkecuali. Maka seorang muslimah sejati harus bisa mempunyai hal itu. Di antara akhlak mulia adalah jujur, sabar, tidak mudah putus asa dan berlarut dalam kebaperan, memuliakan orang tua, dll. Muslimah sejati selalu meneladai akhlak Rasulullah SAW., para istri-istrinya, shahabiah, dan perempuan-perempuan mulia lain yang telah Allah anugerahkan kepada mereka perangai yang baik. Salah satu parameter seorang perempuan itu mempunyai akhlak yang baik adalah menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT. di dalam Al Quran, “Katakanlah kepada wanita yang beriman “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya …” QS. An-Nur 31 Maka, seharusnya seorang muslimah yang sejati tidak lagi jejeritan ketika melihat artis korea-oppa- yang terlihat ganteng dan baby face, mengoleksi foto-fotonya di smart phone, atau menjadikannya foto profil Blackberry Messenger. [su_note note_color=”f7c8d1″]Dalam beberapa kasus ekstrim’, banyak muslimah yang telah memakai hijab syar’I mendadak lupa dengan pakaian yang sedang dikenakannya ketika berada di dekat laki-laki ganteng; mendadak histeris dan tidak peduli batasan-batasan.[/su_note] Karena sesungguhnya, ketika muslimah sudah berperilaku seperti itu, berarti dia telah menggadaikan apa yang menjadi perhiasan di dalam dirinya, yakni rasa malu. “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” HR. Ibnu Majah no. 4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan 3. Berwawasan Luas Menjadi seorang muslimah yang taat dan sejati, tidak berarti menjadi terlarang untuk melakukan berbagai aktivitas. Jangan hanya karena tersyaratkan harus memakai pakaian yang menutup aurat hijab syar’i kita jadi merasa terpasung. Jangan. Islam itu agama yang asyik. Sejarah mencatat manuver-manuver shahabiah Nabi saat di medan perang; sebutlah ia Khaulah binti Azur, Nusaibah, dan Nailah. Kesimpulannya, taat tidak semengekang itu. Bila kamu muslimah yang senang bela diri, maka berlatihlah … tetapi jangan lupa auratnya ditutup. Kalau suka naik gunung, naiklah gunung … tetapi jangan lupa auratnya ditutup. Termasuk ketika seorang muslimah ingin mempunyai wawasan dalam bidang akademik, maka Islam tidak melarang mereka untuk mengambil pendidikan sampai S3, dengan syarat tidak menggadaikan apa yang melekat pada dirinya sebagai seorang perempuan Muslim. 4. Taat Kepada Suami dan Menjadi Ibu yang Baik Setiap makhluk telah diciptakan berpasang-pasangan. Kelak, seorang perempuan jomblo akan menemukan kekasih hatinya dan menjadi seorang istri. Tugas seorang istri yang paling utama adalah taat kepada suami sepanjang apa yang menjadi titahnya tidak bertentangan dengan syari’at, yang kedua adalah menjaga kehormatan keluarga, suami, dan dirinya sendiri. Lalu kemudian, kelak perempuan akan menjadi seorang ibu. Maka menjadi ibu yang baik menjadi salah satu parameter kesejatian muslimah dalam agama Islam. Sebab, ibu yang baik akan dapat menciptakan generasi yang juga baik. Generasi yang baik akan menciptakan peradaban yang baik. Lalu pada akhirnya akan menjadikan bumi ini semakin baik. Tepat sekali ketika sebuah hikmah mengatakan, “Wanita adalah tiangnya negara. Bila wanitanya baik, maka negara akan baik. Bila wanitanya rusak, maka negara akan rusak.” Demikianlah beberapa poin mengenai muslimah sejati menurut Islam. In syaa Allah artikel ini akan diupdate bila memungkinkan. Terima kasih telah membaca. Bila kamu ada pertanyaan dan tambahan silakan komentar di bawah. ~ Muslimah Sejati Menurut Islam ~ 10Tips Menjadi Remaja Muslimah Sejati Menurut Islam. Sudah Tahu Belum Sist? Kamu Wajib Tahu Nih Meskipun di akhir zaman ini banyak teman-teman muslimah kita yang error, namun alhamdulillah tak sedikit pula ada teman-teman muslimah kita yang mulai pada hijrah.Mereka mulai pada suka mengenakan kerudung, mengenakan gamis syar'i, membaca buku-buku Islam, menghadiri kajian Islam, membaca dan men
Karakter seseorang muslimah merupakan pilar pertama terbentuknya masyarakat islam yang mampu menegakan sistem islam dimuka bumi serta menjadi tiang penyangga peradaban dunia. Karena dari rahim muslimah sejati lahir bibit-bibit penerus umat. Untuk menambah pengetahuan Anda, berikut kesepuluh karakter yang seharusnya dimiliki seorang muslimah sejati agar lahirkan bibit unggul umat Islam1. Salimul AqidahBersih akidahnya dari sesuatu hal yang mendekatkan dan menjerumuskan dirinya dari lubang Shahihul IbadahBenar Ibadahnya menurut AlQur’an dan Assunnah serta terjauh dari segala Bid’ah yang dapat Matinul KhuluqMulia Akhlaknya sehingga dapat menunjukkan sebuah kepribadian yang menawan dan dapat meyakinkan kepada semua orang bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam Rahmatan Lil Alamin.4. Qowiyul JismiKuat Fisiknya sehingga dapat mengatur segala kepentingan bagi jasmaninya yang merupakan amanah/titipan dari Alloh Mutsaqoful FikriLuas wawasan berfikirnya sehingga dia mampu menangkap berbagai informasi serta perkembangan yang terjadi Qodirun alal KasbiMampu berusaha sehingga menjadikannya seorang yang berjiwa mandiri dan tidak mau bergantung kepada orang lain dalam memenuhi segala kebutuhan Mujahidun linafsihiBersungguh sungguh dalam jiwanya sehingga menjadikannya seseorang yang dapat memaksimalkan setiap kesempatan ataupun kejadian sehingga berdampak baik pada dirinya ataupun orang Haritsun ala waqtihiEfisien dalam memanfaatkan waktunya sehingga menjadikannya sebagai seorang yang pantang menyiakan waktu untuk melakukan kebaikan, walau sedetikpun. karena waktu yang kita gunakan selama hidup ini akan dipertanggungjawabkan dihadapan Alloh Munazhom Fii Su’unihiTertata dalam urusannya sehingga menjadikan kehidupannya teratur dalam segala hal yang menjadi tanggung jawab dan amanahnya. Seorang muslimah sejati juga dapat menyelesaikan semua masalahnya dengan baik dengan cara yang baik Naafi’un Li GhairihiMempunyai akhlak bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadikannya seseorang yang bermanfaat dan dibutuhkan. Keberadaannya akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi orang lain dan ketiadaannya akan menjadikan kerinduan pada orang lain.
GameOnline Untuk Kanak-Kanak. Kanak-kanak sekarang memang susah nak dipisahkan dengan handphone kan. Anak-anak buah aku sendiri pun asyik leka dengan handphone. Anak buah aku si Daniel tu suka betul layan youtube yang kartun lori, tow truck, excavator, bas semua tu. Sampai boleh hafallah setiap jenis lori. Aku pun tak tahu haha.
“TIPS MENJADI MUSLIMAH SEJATI” Bismillah. Assalamu’alaikum, sahabat yang dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sebagaimana kita ketahui bahwa Wanita adalah pelengkap kepada kaum lelaki, sekaligus memelihara keseimbangan ciptaan Allah Subhanahu WaTa’ala. Namun, sangat sedikit seorang wanita yang mampu meraih prestasi sebagai Muslimah Sejati, dimana Muslimah Sejati bermakna Wanita Salehah. Hal itu terjadi karena Muslimah Sejati memiliki criteria dan karakteristik tersendiri dari Allah dan Rasul-Nya. Sumber Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memartabatkan kaum Muslimah Sejati dalam islam sebagai perhiasan dunia yang paling indah, beliau bersabda, “Dunia ini penuh perhiasan, dan perhiasan paling indah ialah wanita salehah Muslimah Sejati.” Muslim Engkau wahai Wanita, tidaklah di ciptakan oleh Allah kecuali untuk beribadah kepada-Nya. Maka engkau wanita, jadikanlah setiap gerak hidupmu bernuansa Ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata. Meski banyak wanita yang mengaku sebagai Muslimah Sejati, Namun kenyataannya jauh sekali dari kriterianya. Pengakuan sebagai Muslimah Sejati tanpa adanya criteria dibawah ini, hanyalah bohong dan isapan jempol belaka. Beberapa kriteria Muslimah Sejati diantaranya sebagai berikut 1. Ia yang sangat mencintai Allah dan Rasul-Nya, serta mentaati setiap perintah Allah dan Rasul-Nya. 2. Memiliki ketakwaan, kekhusyuk-an, selalu beribadah dan selalu menjaga kewajiban-kewajibannya. 3. Ia yang selalu mendidik anak-anaknya agar mantaati Allah dan Rasul-Nya, mengajarkan kepada mereka Aqidah Keimanan yang benar. 4. Selalu bersemangat dalam menuntut ilmu, semangat dalam mengamalkannya, dan semangat dalam mengajak orang lain agar mengamalkan Ilmunya pula. 5. Selalu teguh bagaikan gunung dalam menghadapi berbagai ujian, dan kesusahan dalam kehidupan ini. Keimanan yang tertanam dalam hatinya membuat ia hanya mengharap pahala dari Allah atas ujian yang menimpanya. 6. Ia selalu mentaati suaminya. Dia selalu bersikap lembut dan kasih saying kepada suaminya, mengajaknya kepada hal-hal yang baik, dan selalu membuat hal-hal yang di senangi suaminya Subhanallah ukhtifillah, Sungguh indah nian Muslimah Sejati dalam balutan akhlaknya. Sebenarnya masih banyak sekali criteria Muslimah Sejati, namun mudah-mudahan 6 kriteria diatas dapat kita miliki dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nah, ukhtifillah, setelah kita mengetahui beberapa criteria Muslimah Sejati di atas, alangkah baiknya kita juga mengetahui syarat dan tips-tips agar memperoleh kriteria tersebut . Pertama; hendaknya seorang Muslimah yang baik bersedia mengabdikan hidupnya untuk agamanya. Kedua; hendaknya memperbanyak ilmu pengetahuan yang terkait dengan seluk-beluk agama islam. Banyak sekali Muslimah yang ingin mengabidikan hidupnya untuk agama, namun mereka tidak memiliki ilmu pengetahuan yang baik. Kebanyakan mereka hanya berprasangka atau mengira-ngira saja bahwa apa yang mereka kerjakan itu baik, padahal terkadang bertentangan dengan agama yang di anutnya. Ketiga; berpikirlah untuk mencari dunia sebagai bekal di akhirat kelak. Dengan begitu, kehidupan jadi lebih terarah dan berjalan pada koridor yang sesuai. Selain memperhatikan hal-hal diatas, wajib pula mengetahui bagaimana cara Muslimah Sejati mengabdikan hidupnya untuk islam. Dan salah satu caranya yaitu dengan mengetahui tujuan dari hidupnya di dunia, disamping itu harus mau belajar dan memahami hukum-hukum yang harus dijalankan dalam agama islam. Seorang muslimah yang mampu mengabdikan seluruh kehidupannya untuk islam, dapat diketahui dengan melihat kepribadiannya. Wallahu Alam Bishshawaf. Semoga Artikel ini dapat menjadi bahan renungan bagi diri saya pribadi dan ukhtifillah sekalian, yang kemudian menjadi sugesti agar kita dapat mempersembahkan kehidupan ini untuk memperoleh gelar Muslimah Sejati Wanita Salehah. Aamiin Allahumma Aamiin. Akhirulkalam, Billahi fii sabilil haq, Fastabiqul Khairat... Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..J 9QSM.
  • v5n9wyv964.pages.dev/392
  • v5n9wyv964.pages.dev/167
  • v5n9wyv964.pages.dev/468
  • v5n9wyv964.pages.dev/203
  • v5n9wyv964.pages.dev/213
  • v5n9wyv964.pages.dev/116
  • v5n9wyv964.pages.dev/21
  • v5n9wyv964.pages.dev/358
  • cara untuk menjadi muslimah sejati