Pohon bidara dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Baik buah maupun daunnya sering diolah menjadi obat tradisional untuk meredakan penyakit. Menanam pohon bidara di rumah akan membuatmu punya apotek herbal sendiri. Cara menanam pohon bidara sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, kamu memang perlu telaten untuk mengurusnya agar bisa berbuah dengan menanam pohon bidara yang benarBibit pohon bidara yang bagusBerikut ini penjelasan lengkap seputar cara menanam buah bidara dari tahap awal hingga pemeliharaan1. Temukan lokasi tanam yang tepatBidara adalah tanaman yang besar, sehingga pastikan kamu memiliki cukup lahan jika ingin menanamnya di rumah. Pilih lokasi penanaman yang bisa mendapatkan sinar matahari secara optimal. Sebab, jika kurang sinar matahari, pohon bidara tidak bisa tumbuh Pilih dan siapkan bibit bidara yang berkualitasKamu bisa mendapatkan bibit bidara secara langsung di toko tanaman ataupun membuatnya sendiri. Kalau ingin membuat bibit pohon bidara sendiri, pilih bibit yang berasal dari buah bidara yang telah matang. Lalu, masukkan ke rendaman air garam untuk memilah bibit yang berkualitas dan tidak. Bibit yang bagus akan tenggelam ketika direndam ke air itu, rendam bibir ke dalam senyawa kimia bernama thiourea selama 4 jam lalu diamkan selama 7 hari. Bibit biasanya akan siap dalam waktu kurang lebih 4 bulan sebelum akhirnya muncul tunas. Kalau kamu membeli bibit bidara dalam kondisi sudah siap disemai, hanya butuh waktu beberapa hari sebelum akhirnya bibit bisa Pindahkan bibit pohon bidara Bibit yang sudah jadi perlu dipindahkan ke media tanam. Kamu bisa membuatnya di polybag dengan campuran tanah humus, abu sekam padi, dan pupuk media tanam sudah tersedia, pindahkan bibit bidara yang sudah bertunas ke dalamnya. Saat menanam, pastikan posisi akar menghadap ke bawah. Tanam akar hingga kedalaman 2-3 cm lalu siram dengan setelah satu minggu benih akan tumbuh dan mengeluarkan tunas daun muda. Beberapa toko tanaman juga ada yang menyedikan bibit pohon bidara yang sudah disemai seperti ini, sehingga kamu tinggal menanamnya di Tanam pohon bidaraTanam pohon bidara di lokasi yang sudah ditentukan dan memiliki akses yang cukup ke sinar matahari. Jika kamu memanam lebih dari satu pohon, berikan jarak antarpohon kurang lebih 10 meter. Pohon bidara biasanya akan mulai panen sekitar 3-5 tahun setelah ditanam pada bulan Juli hingga Perawatan pohon bidaraTahap perawatan pohon bidara tergolong cukup sederhana. Kamu tidak perlu sering-sering menyiramnya karena pohon ini tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Ketika sudah cukup besar, kamu bisa mengandalkan siklus hujan alami untuk memenuhi kebutuhan air pohon begitu, jika cuaca sedang sangat kering, kamu tetap perlu menyiramnya dengan baik. Selanjutnya, kamu perlu sering memangkas bagian cabang penyangga. Tujuannya adalah agar batang dan cabangnya menjadi lebih subur dan bisa menghasilkan buah yang hama, pohon bidara biasanya dihinggapi oleh ulat daun, kutu loncat, hingga kutu bubuk. Kamu bisa menyingkirkannya dengan menggunakan pestisida organik agar tidak memengaruhi kualitas buah dan juga Cara Menanam Kentang di Rumah agar Mudah PanenManfaat menanam pohon bidaraManfaat buah dan daun bidara untuk kesehatan ada beragamPohon bidara sudah sejak lama dipercaya bisa membantu menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Bagian yang paling sering dimanfaatkan untuk membuat obat herbal adalah buah dan ini berbagai manfaat daun bidara dan buahnya untuk kesehatan1. Manfaat buah bidaraBuah bidara memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, seperti- Baik untuk saluran cernaBuah bidara dinilai sehat untuk saluran pencernaan karena bisa mencegah diare dan konstipasi. Buah bidara juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan. Jadi, kalau kamu sedang berusaha menaikkan berat badan, buah ini cocok Sumber vitamin C Salah satu kandungan gizi yang dominan pada buah bidara adalah vitamin C. Buah ini mengandung 65,8-76,0 mg per 100 gram dan kebutuhan vitamin C rata-rata orang sehat adalah 60-96 mg per hari dan maksimal mg per hari. Dengan vitamin C yang cukup, kekebalan tubuh pun akan anemiaDalam pengobatan tradisional Tionghoa, buah bidara juga sering diambil sarinya kemudian diminum sebagai penambah stamina. Tonik dari buah ini juga dipercaya dapat menguatkan fungsi hati dan mencegah Manfaat daun bidaraSelain buah, kebaikan pohon bidara untuk kesehatan juga didapatkan dari daunnya. Ini beberapa manfaat daun bidara yang bisa kamu dapatkan- Membuat saraf lebih tenangDaun bidara dipercaya bisa menenangkan saraf karena memiliki sifat anticemas dan sedatif yang dapat menangkan saraf. Daunnya juga terbukti dapat memperbaiki koordinasi dan respons, serta memiliki sifat Mengatasi konstipasiPada pengobatan tradisional, daun bidara salah satunya digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit. Mengonsumsi air rebusan daun bidara dipercaya bisa memperlancar buang air Meredakan demamEkstrak daun bidara memiliki sifat antipiretik. Artinya, tanaman ini bisa menurunkan suhu tubuh. Tak heran daun ini kerap dipakai sebagai salah satu cara untuk menurunkan demam secara juga Cara Menanam Sawi di Polybag yang Mudah DilakukanNah, itu dia tadi cara sekaligus manfaat dari memiliki daun bidara. Kapan nih mau coba mulai menanamnya?
- Daun bidara terlihat sederhana tetapi jangan salah. Tanaman herbal ini mempunyai sejumlah manfaat dan khasiat kesehatan seperti sembuhkan demam dan alergi. Tanaman bidara adalah sejenis pohon kecil yang selalu hijau dan memiliki buah. Bentuk daun bidara meyirip dan punya tulang daun, mirip dengan daun jeruk nipis. Namun, ukurannya lebih kecil.“Tanaman yang dikenal sebagai Chinese apple atau Indian plum atau jujube merupakan tanaman asli Asia,” jelas Prof. Dr. Irmanida Batubara, Kepala Pusat Studi Biofarmaka Tropika LPPM IPB kepada Minggu 20/2/2021. Baca juga 9 Fakta Daun Bidara, Kenali Manfaat Kesehatan sampai Resepnya SHUTTERSTOCK/EDDIE CHEEVER Ilustrasi pohon bidara, semua bagiannya berkhasiat untuk kesehatan. Tanaman bidara berasal dari Provinsi Yunnan di China selatan sampai Afganistan, Malaysia, dan Queensland Australia. Bidara dikenal pula dengan pelbagai nama daerah seperti Jawa adalah widara atau dipendekkan menjadi dara. Sementara di Madura disebut bukol, bekul di Bali. Kalau di NTT disebut sawu, rote, kom, dan kon. Kemudian Makassar bidara dan kawasan Bima adalah rangga. Khasiat kesehatan bidara Salah satu manfaat kesehatan tumbuhan bidara bisa didapat dari akarnya. Akar daun bidara mengandung zat Ziziphus nummularia yang bersifat pahit dan dingin. Fungsinya dapat menyembuhkan batuk, sakit empedu, dan sakit kepala. Baca juga Cara Olah Daun Bidara agar Tidak Sepat, Beserta Tips Pilih Daun Bidara
PengalamanMerawat Pohon Bidara yang Konon Bisa untuk Mengusir Jin konon kabarnyaPohon bidara adalah jenis tumbuhan berkayu kecil yang dipercaya mampu mengusir makhluk halus. Tanaman ini memiliki ciri tumbuh rimbun menyerupai bentuk payung. Bentuk morfologi tersebut merupakan penyesuaikan diri tumbuhan dengan habitat hidupnya pada lingkungan kering. Nama pohon bidara mulai populer di masyarakat setelah dikenal sebagai tanaman yang dipercaya dapat mengusir pengaruh jin terhadap manusia. Selain manfaat mistis tersebut, ada banyak sekali khasiat lain dari bagian-bagian tumbuhan bidara. Oleh sebab itu, tanaman ini mulai banyak ditanam dan dipelihara oleh masyarakat. TaksonomiMorfologi Bidara1. Batang2. Daun3. Bunga4. BuahHabitat Pohon BidaraAsal & SebaranStatus KelangkaanPerkembangbiakanManfaat Bidara1. Pengusir Gangguan Makhluk Gaib2. Bahan Pewarna Alami3. Tanaman Pengendali Erosi4. Bahan Olahan Makanan5. Perawatan Wajah dan KecantikanCara Menanam Pohon Bidara1. Pembenihan2. Pemindahan Tanaman3. Merawat Pohon Bidara Pohon bidara termasuk golongan tumbuhan berkayu meski ukuran kayu batangnya relatif kecil, sehingga nampak seperti kelompok perdu. Secara global tanaman ini dikenal dengan sebutan Chinese Apple, Indian Plum, dan Jujube. Penamaan tersebut berdasarkan habitat pohon bidara yang berasal dari kawasan Asia. Indonesia menjadi kawasan yang cocok untuk pertumbuhan bidara juga mengenal pohon bidara dengan istilah lain. Misalnya masyarakat Jawa dan Sunda menyebutnya sebagai widara, di Bali dikenal dengan nama bekul, dan oleh masyarakat Sumba disebut kalangga. Berikut ini adalah taksonomi atau klasifikasi ilmiah tumbuhan bidara, yaitu KingdomPlantaeDivisiMagnoliophytaKelasMagnoliopsidaOrdoRosalesFamiliRhamnaceaeGenusZiziphusSpesiesZiziphus mauritiana Morfologi Bidara Berdasarkan ciri fisik yang dimilikinya, pohon bidara dapat dikelompokkan ke dalam tanaman perdu atau semak. Hal ini bisa dilihat dari kesatuan daun dan bunganya yang membentuk tajuk seperti payung rindang. Morfologi tumbuhan ini dapat dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu batang, daun, bunga, dan juga buah sebagai berikut 1. Batang Sebagai tanaman perdu batang pohon bidara berukuran kecil namun berkayu. Batang ini tumbuh tegak dan bisa tumbuh mencapai ketinggian 15 meter dengan diameter batang maksimal 40 cm. Batangnya ditutupi kulit berwana antara abu-abu gelap hingga hitam dengan tekstur pecah-pecah secara tidak beraturan. Batang bidara juga beruas dan mempunyai duri kemerahan yang cukup tajam pada setiap ruasnya. Percabangannya tumbuh secara menyebar ke berbagai bagian batang dan menjuntai ke bawah. Sedangkan ranting-rantingnya juga tumbuh tidak beraturan dan mempunyai bulu-bulu halus. 2. Daun Daun bidara mempunyai bentuk oval atau bulat telur dengan warna hijau tua yang mengkilap di bagian permukaannya. Tepi daun tumpul dan pada bagian bawahnya berwarna agak putih hingga cokelat dengan bulu halus. Ukuran daun bidara panjangnya antara 2 sampai 9 cm dan lebarnya 1,5 sampai 5 cm. Jumlah tulang daun pada pohon bidara adalah tiga. Perulangan daun dimulai dari pangkal daun ke ujung daun. Daun bidara merupakan jenis daun tunggal yang tumbuh secara berselang-seling. Titik tumbuh daun pohon bidara terletak pada tangkai pendek yang berukuran antara 8 sampai 15 cm. Sebagai tanaman yang optimal hidup di kawasan kering dengan curah hujan standar, pohon bidara mempunyai cara untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Satu diantaranya adalah dengan menggugurkan daun ketika masuk musim kemarau atau cuaca panas. 3. Bunga Bunga bidara berwarna putih hingga kekuningan dengan bentuk menyerupai bintang. Kelompok bunga ini termasuk bunga tunggal yang tumbuh di bagian ketiak daun dengan jumlah dua atau tiga kuntum. Ukuran diameter bunga bidara sangat kecil, yaitu sekitar dua sampai tiga mm dan mempunyai aroma yang harum. Jumlah kelopak bunga pada setiap kuntum adalah lima helai dan tergolong sebagai bunga dengan sifat Protandrous. Sifat ini menunjukkan bahwa benang sari terlebih dahulu memasuki tahap kematangan daripada putiknya. Maka dari itu proses penyerbukan pohon bidara sangat bergantung pada bantuan serangga. 4. Buah Pohon bidara menghasilkan buah yang bentuknya seperti tomat. Pada saat masih muda buah ini berwarna hijau muda dan akan berubah menjadi oranye hingga merah ketika sudah masak. Rasa daging buah pohon bidara cukup manis dengan warna daging buah putih dan mengandung banyak air. Buah bidara yang telah masak justru tidak akan terlalu manis karena tekstur daging buahnya akan lebih bertepung. Begitu pula jika buah sudah terlalu masak, maka dagingnya akan berubah menjadi agak kekuningan, kenyal tetapi lembut, dan mengeluarkan aroma khas yang menyengat. Ukuran buah bidara rata-rata panjangnya 6 cm dan lebar 4 cm. Namun ukuran ini berlaku untuk buah dari pohon bidara yang melalui proses budidaya. Sedangkan buah bidara dari pohon yang tumbuh secara liar umumnya berukuran lebih kecil. Akan tetapi tekstur kulit keduanya tetap halus dan mengkilat. Habitat Pohon Bidara Pohon bidara adalah jenis tanaman yang mampu beradaptasi pada berbagai kondisi lingkungan. Akan tetapi flora ini lebih menyukai lingkungan kering dan panas. Terlebih jika didukung oleh curah hujan rata-rata antara 15 sampai 125 mm per tahun. Sedangkan suhu optimal untuk pertumbuhan pohon bidara paling rendah antara 7 sampai 13 derajat Celcius dan paling tinggi 37 sampai 38 derajat Celcius. Di India pohon bidara maksimal tumbuh pada tanah lempung berpasir dengan rentang pH netral sampai basa serta mendapat pasokan cahaya matahari langsung. Sementara itu, di China pohon bidara membentuk habitat liar pada kawasan yang berada di ketinggian sekitar meter di atas permukaan laut dpl. Sedangkan habitat budidaya sedikit lebih rendah, yaitu pada ketinggian 1000 meter dpl. Di Indonesia pohon bidara rata-rata tumbuh di daerah pada ketinggian 400 meter dpl. Asal & Sebaran Pohon bidara atau Chinese Apple atau Indian Plum adalah tanaman asli dari kawasan Asia. Habitat asli tanaman ini berasal di Provinsi Yunnan, China, kemudian tersebar ke kawasan Afganistan, dan Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Indonesia, hingga wilayah Queensland dan Australia. Tanaman yang daunnya sering dimanfaatkan ini juga dapat hidup subur di Indonesia pada lingkungan yang kering. Pohon bidara kebanyakan tumbuh di sepanjang Pulau Jawa, Pulau Bali, Pulau Madura, Nusa Tenggara, hingga Pulau Maluku. Sedangkan wilayah yang paling banyak ditemukan tumbuh pohon bidara adalah Sumbawa. Status Kelangkaan Merujuk pada data dari International Union for Conservation of Nature, tumbuhan bidara dengan nama Latin Ziziphus mauritiana saat ini berstatus Least Concern LC. Status ini diberikan pada tahun 2018 setelah melalui penelitian yang tidak menunjukkan indikasi sebagai kelompok tanaman yang hampir atau terancam punah. Meski keberadaannya tidak begitu banyak di Indonesia, tetapi populasi pohon bidara di dunia cukup stabil. Kondisi ini pula yang menjadikan tanaman perdu ini masuk sebagai kelompok flora berstatus Least Concern. Status ini terakhir kali diperbaharui pada tahun 2019. Perkembangbiakan Pohon bidara biasa dikembangbiakkan melalui biji ataupun penyambungan. Biji bidara terletak di dalam daging buahnya dan berukuran variatif tergantung ukuran buah. Biji tersebut harus direndam terlebih dahulu jika ingin disemaikan untuk menghasilkan kecambah. Sedangkan untuk teknik penyambungan atau okulasi adalah proses perkembangbiakan vegetatif yang diterapkan pada batang bawah pohon bidara. Anakan yang tumbuh hasil dari penyambungan biasanya memiliki duri yang lebih sedikit, tetapi jumlah biji di dalam buahnya lebih banyak. Manfaat Bidara Manfaat paling populer dari pohon bidara adalah daunnya sebagai bahan alami untuk mengusir gangguan jin dan setan. Akan tetapi tidak hanya itu, karena masih banyak khasiat yang dimiliki oleh tanaman ini. Berikut adalah beberapa manfaat dari pohon bidara, antara lain 1. Pengusir Gangguan Makhluk Gaib Tidak semua orang percaya bahwa daun bidara berkhasiat mengusir gangguan jin dan setan. Akan tetapi banyak pemuka agama yang merekomendasikan tanaman ini untuk menangkal sihir. Caranya sangat mudah, cukup siapkan beberapa lembar daun bidara kemudian masukkan ke dalam gelas berisi air dan bacakan ayat al-Qur’an kemudian basuh ke tubuh. 2. Bahan Pewarna Alami Pohon bidara mengandung senyawa tanin sebanyak 7 persen di bagian akar dan kulit batangnya. Senyawa tersebut juga dapat ditemukan dalam jumlah yang lebih sedikit pada bagian daunnya. Tanin adalah senyawa yang mampu memberi efek kehitaman apabila dilarutkan dalam air. Oleh sebab itu, salah satu pemanfaatan bidara khususnya bagian akar, kulit batang, dan daunnya adalah sebagai pewarna alami. Bagian ini jika dicampur ke dalam larutan dapat menjadi pewarna hitam. Namun proses pembuatan warna ini masih memerlukan campuran zat lainnya agar lebih maksimal. 3. Tanaman Pengendali Erosi Sebagai pohon yang mempunyai sistem perakaran tunggang, pohon bidara sangat cocok dijadikan tanaman pengendali erosi. Banyak masyarakat yang menanam tanaman ini di tepi sungai untuk mencegah erosi dan menstabilkan kondisi tanah sebagai bentuk upaya reklamasi. 4. Bahan Olahan Makanan Buah bidara memiliki rasa antara asam dan manis. Oleh karena itu, buahnya cocok untuk dijadikan manisan meski juga dapat dikonsumsi secara langsung. Negara yang sering mengolah buah bidara menjadi manisan adalah India. Selain itu, buah bidara dapat direbus untuk kemudian dimakan. Sementara itu di kawasan Asia Tenggara buah ini dikonsumsi bersama garam ketika masih muda dan setelah masak biasanya akan dikeringkan. Buah yang telah kering kemudian diolah kembali menjadi serbuk agar lebih tahan lama. Di Indonesia daun bidara muda juga dijadikan sebagai campuran sayur. 5. Perawatan Wajah dan Kecantikan Bagian pohon bidara yang dimanfaat untuk bidang kecantikan adalah daunnya. Diketahui kandungan yang terdapat di dalam daun bidara cukup efektif untuk mengobati masalah jerawat, menghilangkan keriput, dan juga lingkaran hitamdi sekeliling mata, serta luka yang ada di kulit. Cara penggunaan daun bidara untuk merawat wajah pun mudah. Sediakan beberapa lembar daun bidara, kemudian cuci hingga bersih dan tumbuk dengan air sampai menghasilkan tekstur kental. Selanjutnya gunakanlah tumbukan daun bidara tersebut sebagai masker dengan cara dioleskan ke wajah dan diamkan selama beberapa menit, kemudian bilas dengan air setelah kering. Cara Menanam Pohon Bidara Tanaman yang dipercaya memiliki kemampuan menangkal sihir ini bisa kita tanam sendiri. Berikut ini adalah tahapan menanam bidara yang bisa kita ikuti, yaitu 1. Pembenihan Proses pembenihan terdiri dari 3 tahap, antara lain Menyiapkan biji bidara yang telah dikupas cangkangnya. Selanjutnya rendam biji tersebut bersama bawang merah sebagai zat untuk merangsang pertumbuhan di dalam air hangat selama 1 media pembenihan, seperti wadah, tisu dan plastik sungkup. Kemudian pasang tisu 2 samapi 3 lembar dan bashi tisu tersebut denagn cara proses penyusunan biji bidara dan siram kembali dengan cara semportan air. Tutuplah hasil semaian dengan plastik sungkup dan tunggu selama 2 hari, dimana biji bidara telah mengeluarkan akar. 2. Pemindahan Tanaman Kita perlu menyiapkan media tanam berupa campuran tanah hmus, abus sekam padi dan pupuk kandang. Masukkan campuran tersebut ke dalam polybag. Pindahkan bibit bidara ke polybag secara hati-hati. Pastikan posisi akar menghadap bawah. Benamkan akar tersebut setidaknya 2 sampai 3 cm. Siramlah tanaman dengan sedikit air secara rutin. Sekitar 1 minggu kemudian maka daun-daun bidara muda akan mulai tumbuh. 3. Merawat Pohon Bidara Tanaman bidara umumnya akan berbuah saat menginjak tahun kedua. Kita bisa melakukan pemangaksan setelah masa panen. Waktu yang tepat ialah setelah pohon menghasilkan bunga dan pucuk baru. Pemangkasan ini bertujuan agar tanaman tetap tumbuh subur. Pupuk juga bisa diberikan untuk merangsang pertumbuhan tanaman. Gunakanlah pupuk kandang dan pupuk nitrogen sebagai pelengkap pembentukan buah.
3DScRU.